Dijambret, Pasutri Gagal Pulang Kampung

metro maraja author photo

Kedua Pasutri melapor ke Polsekta  Medan Baru

MEDAN--Hendak beli bolu meranti untuk oleh-oleh ke kampung halaman, pasangan suami istri (Pasutri) Rasma Aritonang (33) dan Saliman (38) warga Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, dirampok 2 pria bersepeda motor, Selasa (24/2) pukul 16.00 WIB.


Peristiwa itu dialami kedua pasutri menumpangi betor hendak ke Toko Bolu Meranti yang berada di Jalan Merbabu, Medan Baru. Tak dinyana, dua pria bersepeda motor merampas tas sandang di pangkuan Saliman.

Melihat tas miliknya sudah berpindah tangan, keduanya pun teriak rampok. Sayangnya, jeritan kedua pasutri tak didengar warga. Kesal, kedua pasutri pun memilih melapor ke Polsekta Medan Baru.

Dikatakan Rasma, tas istrinya berisikan kalung emas seberat 7 gram, dompet, 3 ATM dan Paspo.

"Kami mau beli Bolu Meranti untuk oleh-oleh, tiba-tiba dua rampok itu merampas tas istriku,”ujar Rasma mata berlinang.

Ditambahkannya, akibat dirampok, mereka pun gagal pulang ke kampung halaman. "Disitu paspor dan ATM kami, kayak mana kami mau pulang ke sana. Uang pun uda nggak ada lagi,"kesalnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Oscar S Setjo mengatakan pihaknya telah melakukan cek tempat kejadian perkara untuk dilakukan penyelidikan. (mag2)
Komentar Anda

Berita Terkini