Diskominfo Medan

Diskominfo Medan
Idul Adha 1440 H 2019

PESTIVAL PESONA LOKAL Diskominfo Medan

Heboh! Terjadi di Patumbak Gang Sopir, Air Sumur Berubah Menjadi Air Panah

author photo




Patumbak Masyarakat Jalan Pertahanan Patumbak, Gang Sopir Kelurahan Timbang Deli, Medan Amplas mendadak heboh. Sebab, air sumur yang berada di rumah milik warga, Suriyadi (50) mendadak menjadi air panae selama hampir seminggu belakangan ini.



Menurut penuturan  pemilik rumah, Suriyadi kepada wartawan, Minggu (12/5) sekira Jam 20.00 Wib, perubahan suhu air sumurnya menjadi lebih panas terjadi secara tiba-tiba sejak,  Sabtu (4/5/2019) kamarin.



“Tahunya saya nggak sengaja. Waktu itu saya mau mandi. Tapi waktu airnya ditimba, saya langsung terkejut karena suhunya jadi lebih panas kira-kira 65 derajat panasnya,”ujar Suriyadi.



Meskipun demikian, dia mengaku perobahan suhu air sumurnya tidak berpengaruh pada penggunaan air kebutuhan rumah tangganya sehari-hari. Sebab, air sumur itu masih bisa digunakan, terutama untuk keperluan mandi, mencuci, dan memasak.




“Pengaruhnya memang belum ada. Karena masih bisa dipakai. Tapi saya akui, dalam seminggu terakhir suhu airnya tambah panas, seperti air baru mendidih, Bahkan tak jarang dari sumur itu keluar asap mirip uap air,” jelas Suriyadi.



Kepada wartawan, Suriyadi mengisahkan, peristiwa keanehan itu terjadi saat hujan deras diseratai petir mengguyur kota Medan, Sabtu (4/5/2019) siang.



Bahkan kata Suriyadi  airnya sampai saat ini kalau dipakai untuk mandi badan tidak sanggup karna air panas, sedangkan 2 ekor ikan gabus yang sengaja di peliharanya dalam sumur mati.


Tak hanya itu Suriyadi yang ingin mengetahuinya lebih jauh lagi, lalu mengambil air tersebut dan di berikan minum pada burung peliharaannya, hengga saat ini burungnya peliharaannya itu tidak ada perubahan .

Selain itu tambahnya, badannya terasa sehat dan pegal-pegal di badannya hilang setelah mandi, " Cuma itu saja perubahan yang saya dirasakan dari air sumbur yang tiba-tiba berubah panas,"ungkapnya.



Ditanya apakah telah dilaporkan kepada pemerintah setempat.Pria yang mengaku bekerja sebagai tukang banggunan rumah ini mengatakan, kalau dirinya telah melaporkannya, namun sampai saat ini tidak ada ditanggapi.



"Sudah dilaporkan, kepada Kepala Lingkungan disini, namun sampai saat ini tidak ada tanggapan dari pemerintah setempat,"tutupnya.(red)
Komentar Anda

Berita Terkini