SYAHBANDAR

SYAHBANDAR

7 SRIKANDI MENJABAT KEPALA DESA DI KABUPATEN TASIKMALAYA 1 DIANTARANYA DI DESA JAYAMUKTI KECAMATAN LEUWISARI.

author photo
7 SRIKANDI MENJABAT KEPALA DESA DI KABUPATEN TASIKMALAYA
1 DIANTARANYA DI DESA JAYAMUKTI  KECAMATAN LEUWISARI.

Kontributor Tasikmalaya : Drs. Asep Kurniapraja

Editor    :    Redaksi
Tasikmalaya (Delinewstv),

Tujuh orang wanita terbaik di kabupaten Tasikmalaya Terpilih dan memenangkan dalam pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2019 lalu, mereka tersebar di beberapa kecamatan, salah satunya adalah di Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya .

Hj.  Ai Segah  S.P.d, M.S.i, satu diantara 7 ( tujuh ) wanita yang sekarang terpilih menjabat Kepala Desa Jayamukti Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya.   Dari wawancara yang diadakan di ruang Tamu lantai 2 ( dua ) Kantor Desa Jayamukti dengan Delinewstv/Moltoday ( jumat,14/02/2020 ), terungkap bahwa beliau tidak pernah punya cita cita  menjadi lurah atau Kepala Desa, Bermimpipun tidak katanya.

Dalam beberapa dekade yang lalu dan sudah berjalan selama  pemilihan lurah atau kepala Desa di Kecamatan Leuwisari, khususnya di Desa Jayamukti tercatat baru pada periode sekarang Lurah atau Kepala Desa ( Kades ) di menangkan oleh seorang Wanita yang sebelumnya menjabat Penilik SD (Sekolah Dasar di Kecamatan Mangunreja selama satu setengah tahun,kemudian atas prestasi yang dicapainya naik jabatan menjadi Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) hingga sekarang.

Menjawab pertanyaan Apa yang mendorong ibu mau maju dalam Pilkades (Pemilhan Kepala Desa ), dia menjawab, sebetulnya saya sedang mempersiapkan diri bila sudah pensiun ingin menjadi Pengusaha di Bidang Proyek Infrastruktur, hal ini di lakukan untuk mengisi kekosongan waktu, karena  saya tidak bisa diam dan selalu ingin ada kegiatan.
Kemudian atas dorongan Suami dan Keluarga juga dukungan Masyarakat saya mencoba memberanikan diri daftar ke Panitia Pemilihan Kepala Desa. Ya Alhamdulillah hasilnya saya di percaya oleh Masyarakat untuk memimpin Desa Jaya mukti, tegasnya walaupun beberapa kendala memang ada diantaranya ada kelompok fanatik yang beranggapan bahwa " haram hukumnya bila di pimpin oleh seorang wanita " tetapi semua itu membuat saya lebih terpacu untuk membangun Desa saya ( Jayamukti) yang notabene dipimpin oleh kepala Desa Pria juga masih banyak kekurangan, sehinggga saya bertekad sesuai denga visi misi saya yaitu Menjadikan Masyarakat Jayamukti yang Religius Islami dan Mengangkat Usaha Kecil yang berbasis ke RT  an yang secara kebetulan usaha mereka selain bertani juga pengrajin Anyaman dan hiasan dari Bambu dan usaha mereka belum tersentuh apalagi dikembangkan, ini merupakan tanggungjawab saya dan kita semua untuk memperjuangkan dan mengembangkan usaha rumahan masyarakat agar mereka memiliki merk dagang sendiri, dan kenyataan produksi mereka
diklaim oleh daerah lain padaha mereka hanya penjual.

Selanjutnya Bu Kades (Kepala Desa) Jayamukti berharap mari dan tolong bantu saya untuk mewujudkan semua yang tadi saya utarakan terutama kepada temen temen media dan semua yang berkepentingan untuk membangun Bangsa Dan Negara ini khususnya Desa Jayamukti demikian Bu Kades mengakhiri wawancara dengan Delinewstv/Moltoday (14/02/2020).
Komentar Anda

Berita Terkini