Moltoday

Ketua MPC Pemuda Pancasila Siantar, Ronald Tampubolon angkat bicara, walikota Siantar harus dengar aspirasi masyarakatnya dan jangan meremehkan keluhan masyarakat menyangkut Lokasi pembangunan Tugu Raja Sangnawaluh"

Redaktur author photo

Siantar   |Pembangunan Tugu Raja Siantar yang sedang dalam tahap awal pembangunan di lapangan adam malik siantar menjadi pemberitaan dan perbincangan hangat masyarakat siantar. Bahkan beberapa hari lalu adanya aksi damai dari kalangan masyarakat siantar yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Islam Siantar (GAMIS) meminta agar walikota bijaksana dalam menyikapi lokasi pembangunan Tugu Sangnawaluh serta meminta agar pembangunan tugu dipindah ke lokasi strategis lain di kota Siantar.

Ronald Tampubulon selaku Ketua MPC Pemuda Pancasila dimana organisasi pemuda pancasila sebagai wadah kepemudaan yang eksis di kota siantar memberikan tanggapannya. Pada reporter Bung Ronald mengatakan seharusnya walikota arif dan bijaksana mendengar keluhan masyarakat siantar, Apalagi sudah ada surat keberatan dari beberapa tokoh siantar. Saya yakin kita semua masyarakat siantar setuju dengan pembangunan tugu sangnawaluh. Tapi yang menjadi problem sekarang prihal lokasi pembangunannya.

 Saya menilai lokasi pembangunan tugu sangnawaluh di lapangan adam malik terkesan dipaksakan. Setahu saya 2 tahun lalu sudah ditampung anggarannya dan dibentuk panitia, bahkan hingga sekarang sepengetahuan saya SK penitia pembangunan tugu itu belum dicabut. Awalnya pembangunan itu di segitiga ramayana makam pahlawan, bukan di lapangan adam malik. Ntah bagimana cerita dan perjalanan pembangunan itu hingga sampai saat ini belum terealisasi saya juga heran. Terakhir saya ketahui bahwa walikota merekom pembangunan tugu sangnawaluh di depan bank BRI di taman bunga.

 Dan selanjutnya ntah apa dan bagaimana, pembangunan dilakukan di lapangan adam malik. Hal ini membawa kecurigaan buat saya, ada apa dan bagaimana walikota siantar bersikap dan berlaku tidak tetap dan bisa berubah - ubah seketika. apakah begini yang disebut kebijakan pemimpin kota??
Menanggapi aksi dari Gamis, Bung Ronald meminta agar walikota mendengar dan berlaku bijaksana, jangan remehkan aspirasi masyarakat siantar. Apalagi seruan Gamis yang merasa tidak nyaman pada saat acara keagamaan. Kami sepenuhnya mendukung keluhan dan aspirasi masyarakat dan meminta walikota segera secara langsung dengan kebijaksanaanya untuk bersikap dan mengambil keputusan yang Arif dan bijaksana sebagai pemimpin pemerintahan di kota Siantar ini. Ucap bung Ronald.

Hendro Susilo yang diminta keterangannya via telepon selularnya selaku kordinator aksi damai Gamis beberapa waktu silam mengatakan, Kami yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Islam Siantar (GAMIS) meminta kepada walikota agar lokasi pembangunan Tugu Sangnawaluh dipindah ke lokasi strategis lain di kota Siantar.

 Sebab kami sebagai umat Muslim merasa tidak nyaman apalagi lakosi lapangan adam malik selalu sebagai tempat sholat di hari besar muslim dan bukan hanya umat muslim, umat agama lain juga selalu memakai lapangan adam malik sebagai tempat acara keagamaan yang dalam prilakunya bersifat religius. Kami juga meminta walikota memperhatikan Perda no. 5 tahun 2011 yang mengatur tata aturan serta fungsi lapangan adam malik, dimana sepengetahuan kami belum ada ada perda tersebut dirubah untuk pembangunan tugu.

Jadi kami dari Gamis minta walikota siantar Arif dan Bijaksana menyikapi dan menindaklajuti prihal keluhan dan aspirasi kami sebagai masyarakat religius siantar mengingat fungsi lapangan adam malik yang kami pergunakan untuk acara keagamaan. Tutup Silok (sapaan bung Hendro).
Dalam hal ini yang menjadi polemik mengenai lokasi. Diharapkan walikota dapat bijaksana dan tidak meremehkan keluhan masyarakat dan berlaku  serta bersikap sebagai peminpin kota siantar.(S.10.1-3)

Komentar Anda

Berita Terkini