Media Online Grup

Media Online Grup

Harga Wortel Murah, Petani Karo Mengeluh

author photo
Teks foto Petani sayur wortel saat melakukan panen, Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat
Dilaporkan : Rianto Ginting
Editor     : Rianto G/Redaksi

KARO,MOLTODAY.COM    Sejumlah petani wortel menjerit, Meski memasuki masa panen, tidak membuat kalangan petani sayur asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara yang terkenal dengan kontur tanah nya yang subur di wilayah pegunungan, dapat tersenyum girang. Seperti dialami para petani wortel yang harus menelan rasa pahit, akibat harga di pasaran saat ini anjok.



Pasal nya, petani wortel yang bermimpi selama 90 hari (3 bulan) guna meraih mimpi nya dapat melakukan panen, harus terjaga saat ini. Lantaran harga yang diinginkan jauh dari harapan, dimana harga saat ini hanya mencapai Rp1500 per kg. Harga itu sangat menurun dari sebelum nya yang mencapai Rp4000 per kg.

"inilah resiko petani, jika harga turun maka keuntungan tidak banyak kita raih. Paling hanya pulang modal saja. Tetapi, jika harga naik di pasaran, bisa dibilang kita menang. Bertani itu ibarat main judi, ada kalah dan menang," ucap petani sayur wortel, Jhon Ginting kepada moltoday.com, Senin (11/2) jam 13.54 WIB saat menyambangi lahan pertanian nya di Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat.

Jhon menjelaskan, tanaman wortel yang dirawat nya di atas lahan 5.000 meter, menelan biaya Rp 8.000.000. Mulai dari pembersihan lahan, bibit, perawatan ( anti hama) hingga pupuk kimia maupun pupuk alami. Dimana harga pupuk per 50 kg nya Rp7000 rupiah, sedangkan untuk biaya perawatan seperti melakukan penyemprotan, agar tanaman wortel subur, dan terhindar dari hama per minggu nya menelan biaya Rp300 hingga Rp500 ribu rupiah.

"Untuk melakukan penyemprotan juga dilihat dari cuaca, jika musim hujan kita harus ekstra hati-hati juga menjaga tanaman kita. Karena jika kebanyakan air atau kekenyangan, tanaman wortel bisa rusak atau pecah. Begitu juga sebaliknya, jika memasuki musim kemarau harus rajin merawat agar terhindar dari hama kutu kutu yang bisa menggaggu pertumbuhan,  Pastinya sangat perlu perhatian," kata nya.

Namun begitu, dirinya tetap bersyukur harga saat ini. Meski hanya diraih pulang modal saja. "Ya saat ini kita nikmati saja, meski hanya balik modal,mungkin di lain waktu ada rezeki ", imbuh nya 
Komentar Anda

Berita Terkini