Media Online Grup

Media Online Grup

Terkait Kematian Aldama Putra Pangkolan Siswa ATKP, Ketum BPI KPNPA RI Minta Polisi Usut Tuntas Pelakunya

author photo

Teks foto
Drs Tubagus Rahmad Sukendar SH, saat berkunjung ke Kantor Wilayah Sumut

Dilaporkan Redaksi Moltoday.com
Bern M

SUMUT,MOLTODAY.COM   | Terkait pemberitaan tewasnya taruna atau mahasiswa Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar tewas di tangan seniornya, pihak keluarga Aldama Putra Pangkolan merasa belum mendapat keadilan atas kematian Aldama. Dan Curhatan keluarga diungkap lewat sebuah akun facebook Samna Bhayangkara Jumat (8/2/2019).
http://makassar.tribunnews.com/amp/2019/02/08/keluarga-mendiang-aldama-putra-pangkolan-mengadu-ke-hotman-paris-ini-jawaban-sang-pengacara ".
Menanggapi pemberitaan tersebut, Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran RI (BPI KPNPA RI) , Drs Tubagus Rahmad Sukendar SH meminta Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan mengungkap dan menindak tegas para pelaku penganiaya Siswa Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makasar alm Aldama Putra Pangkolan.

Sukendar mengatakan, kematian Alm Aldama Putra Pangkolan mahasiswa ATKP, 
yang tewas dianiaya senior nya sesama Mahasiswa ATKP,  seolah olah ada pihak pihak yang ingin menutup nutupi kejadian sebenar nya, dengan memberi informasi yang tidak benar kepada orang tua almarhum bahwa Aldama Putra Pangkolan sakit, namun nyatanya meninggal dunia karena ada kekerasan fisik yang terus berulang.

Sukendar menambahkan, di dunia pendidikan kejuruan khusus kerap sekali terjadi nya penganiayaan oleh senior terhadap yunior nya.

Sukendar meminta pihak Kepolisian jangan tinggal diam dengan kejadian yang terjadi di wilayah hukum daerah Sulawesi Selatan, harus tuntaskan kasus pembunuhan terencana tersebut sampai tuntas, agar di mata hukum semua sama tidak membeda bedakan yang kaya dan miskin maupun dari keluarga berpangkat ataupun dari keluarga masyarakat kecil... tindak dan proses hukum sampai ke meja hijau
" Itu terus saja terjadi dan nampak nya tidak ada efek jera terhadap para pelaku penganiayaan tersebut, kami dari BPKPNPA RI meminta kepada pihak penegak hukum untuk menghukum seberat berat nya kepada semua pihak yang terlibat dalam pemukulan terhadap Alm Aldama Putra Pangkolan, agar ada efek jera disamping dipecat juga dikeluarkan dari kampus ATKP dan inilah momentum menghilangkan gaya pendidikan semi militer ", tegas Sukendar saat kunjungannya di kantor Wilayah Sumut petang tadi.

Editor : Redaksi Moltoday.com
Komentar Anda

Berita Terkini