Diskominfo Medan

Diskominfo Medan
Idul Adha 1440 H 2019

PESTIVAL PESONA LOKAL Diskominfo Medan

Tempat Mesum Berlatai 2, Dirazia, 13 Pasangan Lagi Berzina Diamankan

author photo



Patumbak Gedung berlantai 2 Diduga tak memiliki izin usaha di Jalan SM Raja Km7,5 


Nomor 58, Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas, tepatnya di depan RS Mitra Medika yang dijadikan lokasi tempat mesum Sabtu(11/5) sekira Jam.23.00.Wib, di grebek Polsek Patumbak. Sebanyak 13 orang pria dan wanita bukan suami istri diangkut ke Polsek Patumbak.



Pantauan wartawan dilokasi terlihat Polisi menyisir tiap-tiap-tiap kamar yang dijadikan lokasi mesum bagi pasangan bukan suami-istri. Namun saat mengetahui kedatangan petugas kepolisian sambil mengedor-gedor pintu kamar, membuat mereka yang lagi asik  berzina bersama pasangannya langsung gugup  dan ketakutan tak bisa mengelak lagi.



“Belum sempat berbuat kami pak. Baru saja masuk, Sumpah kami hanya baru duduk aja pak belum melakukan apa-apa,” bilang beberapa pasangan mesum berdalih untuk menyakinkan petugas.




Lucunya lagi, saat petugas ingin masuk kedalam kamar untuk menanyakan kartu identitas, dan melakukan pengeledahan sejumlah pasangan ada yang pura-pura sibuk, dengan berbagai alasan, bahkan karena ketakutan ada juga yang mengatakan masih telanjang atau lagi pakai baju dan di kamar mandi.




“Sebentar pak saya belum pakai baju, masi telanjang, sabar pak lagi buang air besar ni,”  ucap beberapa orang pria dan wanita dari dalam kamar berteriak.



Sementara operasi pekat yang digelar tak lebih dari hitungan menit itu, langsung dipimpin Waka  Polsek Patumbak AKP Restu bersama anggotanya, para penggunjung lalu dibariskan dan selanjutnya diboyong ke Polsek Patumbak untuk didata.




Dari pengakuan pasangan mesum ini, harga kamar di tempat mesum tak benama itu dikenakan tarif sebesar Rp60 ribu per kamar " Rp60 ribu perkamar dengan fasilitas kipas angin," kata beberapa orang pasangan mesum yang diamankan yakni Ibnu (24) warga Tj.Morawa bersama pasangannya Fitri (19) warga  Batubara, Wandana (26) warga Pangkalan Berandan bersama Kesi (38) warga Jalan Brig Katamso, yang mengaku belum sempat .




Hal yang sama juga di katakan Waldi (19) warga Jalan Pertahanan  Patumbak bersama Anggi (19) Warga Martoba 1, Paisal (24).warga Jalan Tuar Kelurahan Amplas Medan Amplas bersama Delfi (22) warga Jalan Pertahanan Patumbak,Irwan (20) warga Jalan Bahagia Bypas, bersama Mai (20) warga Teladan



Sementara seorang kakek bernama Sunarto (63) warga Jalan Tirta  Tanjung Morawa, bersama pasangan mesumnya Nurhayati (34) warga Batang Kuis, mengaku sudah rutin melakan hubungan. "Gak bisa dihitung lagi lah, satu mingggu mau 3 sampai 4 kali dan bahkan lebih,"ujarnya malu-malu.


Sedangkan Linton (53) warga Patumbak, bersama Nora (47) warga jalan Air Bersih, saat ditanya tak mau menjawab, memilih bungkam sembari menundukkan kepalanya



Selain itu seorang pria bernama Ingot Tampubolon (40 ) warga Jalan Petahanan Patumbak saat di amankan dengan pasangan selingkuhnya Rios Lina Boru Pardede (51) Jalan Pertahanan Gang Balai Desa sempat terlihat steres dan ketakutan. 



Mirisnya lagi, Ingot, pria yang digrebek lagi berduan di dalam kamar,  saat keluar dari kamar langsung menujukkan si arogannya sambil marah-marah, dan sempat menyebut kalau dirinya keluarga TNI.

Bahkan pria sok jago ini melakan perlawan dan bersitengan dengan Waka Polsek Patumbak
Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi melalu Waka Polsek AKP Restu, saat di wawabcarai mengatakan operasi ini dalam rangka cipta kondusif terkait penyakit masyarakat (Pekat) di Wilayah Hukum Polsek Patumbak pada Bulan Suci Ramadhan 1440.H


Menurutnya ke 13 pasangan selingkuh bukan suami istri itu diboyong ke Polsek Patumbak karena tak bisa menunjukkan kartu identitas dirinya dan buku nikah.


 “Ya mereka akan di data sekaligus membuat pernyataan, dan dilakukan pembinaan dengan memanggil pihak keluarga, selanjutnya melakukan koordinasi kepada pemilik penginapan agar tidak menerima tamu tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah,” kata AKP Restu(red)
Komentar Anda

Berita Terkini