DURIAN SIBOLANG

MUHARAM DISKOMINFO MDN

MUHARAM DISKOMINFO MDN
Tahun Baru 1 Muharam

Diskomifo MDN HUT RI 74

Diskomifo MDN HUT RI 74
HUT RI 74

BPJT : Pembangunan Tol Tapanuli Raya Masuk Dalam Proyek Strategis Nasional

author photo

Published : Panji HS
Editor        : Panji,Redaksi

TAPUT |Moltoday.com Pembangunan sejumlah ruas Jalan Tol di sejumlah daerah di Indonesia dipastikan semata untuk menggerakkan perekonomian lokal.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa dampak pembangunan tol secara langsung dapat dirasakan manfaatnya bagi warga

Pembangunan infrastruktur jalan bebas hambatan atau jalan tol dalam sebuah negara bisa dijadikan sebagai tolok ukur untuk mengetahui sejauh mana kemajuan perekonomian sebuah negara, baik secara makro maupun secara mikro. Selain itu, industri jalan tol bisa juga dijadikan sebagai bukti dan kesiapan sebuah negara dalam menyongsong sebuah peradaban yang serba mudah dan serba cepat dalam setiap melakukan aktivitas (Journal of Rural and Development Volume I No. 2 Agustus 2010 : Sumaryoto Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret).

Tapanuli Raya, Pembangunan jalan tol Parapat-Sibolga masuk dalam daftar 14 jalan tol baru yang menjadi prioritas Presiden Jokowi atau masuk dalam proyek strategis nasional sebagaimana data yang dirilis Badan Pengaturan Jalan Tol (BPJT), Senin (1/7/2019).

Disebutkannya, saat ini ke-14 ruas jalan tol yang direncanakan dibangun tersebut masih dalam tahap persiapan seperti mencari investor. Dimana nilai investasi untuk ke-14 ruas tol tersebut diperkirakan sekitar Rp244 triliun untuk total panjang yang dibangun mencapai 1.576,9 km. 

Terkait pembangunan jalan tol Parapat-Sibolga tersebut, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan mengatakan, bahwa pembangunan tol Parapat-Sibolga sangat layak untuk dimasukkan dalam proyek prioritas. Pasalnya, dengan terhubungnya Parapat-Sibolga lewat jalan tol, akan mempercepat program pemerintah untuk menjadikan pariwisata di Danau Toba sebagai Bali kedua. "Jika Parapat-Sibolga tersambung tol, maka wisatawan akan lebih bersemangat datang ke Danau Toba”.

“ Karena dari Danau Toba, wisatawan juga akan mudah mengakses keindahan laut di Sibolga hingga Nias yang ombak laut sangat cocok untuk para turis berselancar," paparnya.

Nikson mengatakan, pemerintah pusat diharapkan dapat merealisasikan pembangunan jalan tol Parapat-Sibolga tersebut.

" Saya yakin dengan adanya tol Parapat-Sibolga akan mempercepat kemajuan pariwisata Danau Toba dan Tapanuli," ujarnya.

Diketahui, 14 jalan tol baru yang masuk dalam proyek strategis nasional sesuai data BPJT, adalah tol Yogyakarta-Solo 40,49 km, Semarang-Demak 25 km, Yogyakarta-Bawen 104 km, Palembang-Tanjung Api-api 70 km, Batu Ampar-Muka Kuning-Bandara Hang Nadim 25 km, Binjai-Langsa 110 km Rantau Prapat-Kisaran 100 km, Langsa-Lhokseumawe 135 km, Lhokseumawe-Sigli 135 km, Parapat-Sibolga 101,5 km, Betung (Simpang Sekayu)-Tempino-Jambi 191 km, Jambi-Rengat 190 km, Rengat-Pekanbaru 175 km, Dumai-Simpang Sigambal-Rantau Prapat 175 km.
Komentar Anda

Berita Terkini