Ketua DPRD MEDAN - Menilai Dengan Anggaran Rp.13 Hingga Rp.22 Miliar Per Kecamatan Se Kota Medan, Namun Kinerja Para Camat Biasa Saja

author photo

Medan,Moltoday.com-Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung, SE.,SH.,MH mengatakan, anggaran yang digelontorkan Pemko ke setiap Kecamatan di Kota Medan berkisar Rp.13-22 miliar per tahun namun kinerja para camatnya tidak ada yang menonjol atau biasa saja. Dari 21 Kecamatan cuma Kecamatan Medan Polonia yang anggarannya mencapai Rp.13 miliar. Jumlah tersebut sudah sangat besar, sebab masih ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hanya mendapat anggarannya Rp.10 miliar.

Dengan anggaran yang besar, namun menurut Henry Jhon, kinerja kecamatan biasa-biasa saja. Sepertinya tidak menggambarkan bahwa Camat itu ujung tombaknya Pemko Kota Medan. Merekalah yang mengetahui seluk-beluk kota mulai pinggiran sampai inti kota.

“Para Camat merupakan manajemen lini tengah pemerintahan, artinya camatlah pemimpin yang menentukan keberhasilan pembangunan di satu kota atau kabupaten,” kata Henry Jhon kepada Wartawan menyinggung laporan 21 Camat pada pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Wali Kota Medan, Senin (15/7) di Gedung DPRD Kota Medan.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini,saat ini kebesaran nama seorang Camat tidak menonjol dari bidang prestasinya. Keberadaan mereka seolah tidak dirasakan oleh masyarakat, pasalnya mereka tidak bersuara ketika saluran air tumpat, jalan berlobang dan hancur serta lampu jalan umum yang mati.

Kondisi ini kata Henry Jhon, bisa dikarenakan Camat hanya melakukan kegiatan di internal Kecamatannya saja. Padahal kegiatan untuk pengembangan kemasyarakatan itu ada dan perlu.

“Atau suara mereka tidak didengar oleh OPD, kalau itu yang terjadi tentu kita sayangkan, padahal kerja Camat harus gesit. Karena bagaimana terbentuknya “wajah” kota Medan itu ada di kecamatan,” tegasnya.

Ia menyarankan agar anggaran Kecamatan disebarluaskan ke keluarahan sampai tingkat lingkungan sekalipun, salah satunya untuk mengaktifkan kembali Siskamling (sistim keamanan lingkungan) di setiap kelurahan. Karena setengah anggaran untuk gaji pegawai, tentunya anggaran kesejahteraan rakat harus menjadi prioritas utama.

“Saat ini ada anggaran untuk PAUD, pengentasan kemiskinan,pengadaan prasarana olahraga untuk pemuda dan masyarakat lainnya. OPD harus memanfaatkan camat, suara mereka jangan diabaikan. Karena mereka yang terjun langsung ke masyarakat sehingga peran camat sangat penting di dalam mendukung program pembangunan Medan rumah kita,” pungkasnya.(A-1Red)
Komentar Anda

Berita Terkini