Diskomifo MDN HUT RI 74

Diskomifo MDN HUT RI 74
HUT RI 74

Diskominfo Medan

Diskominfo Medan
Idul Adha 1440 H 2019

Wanita Paruh Baya di Medan, Diduga Tewas Dibunuh di Dalam Rumah nya.

author photo

Published : Redaksi
MEDAN |Moltoday.com - Duka mendalam menyelimuti keluarga Herawati boru Siagian wanita paruh baya sekira 56 tahun ditemukan tak bernyawa dan sudah mengeluarkan aroma tidak sedap.


Hera (korban) ditemukan tak bernyawa ditemukan di ruang tamu pada Minggu (28/7) sekira 09:30 Wib, di lantai ruang dapur rumah kontrakan yang ditempati korban di Jalan Abadi No. 50A, Tanjung Rejo Medan Sunggal.


Informasi yang dihimpun redaksi di lapangan dari salah satu kerabat dekatnya mengatakan kematian korban diduga dibunuh sebab barang barang milik korban tidak ada yang hilang.[cut]


"Sekira Jum'at sore, (26/7) sekira 17:00 Wib, korban masih diantar ke rumahnya dengan mobil inova (NoPol tidak diketahui) bernama Dimas,"ucap boru Panjaitan (60) kerabat korban.

lanjutnya, biasanya korban tinggal tidak sendirian Ada yang menemani.

"Sabtu (27/7) saya menghubungi menghubungi handpone korban, tapi tidak diangkat-angkat. Kemudian saya mendatangi rumah korban, kami gedor-gedor tidak diangkat,"sambungnya.

Korban sendiri dari informasi yang dihimpun Redaksi menjalankan uang (gadai menggadai) kesehariannya.

Kerabat korban bernama Boru Panjaitan menambahkan, 'dengan meminta kepala lingkungan dan warga, akhirnya pintu Rumahnya dibuka dengan menempah kunci duplikat.

Setiba di dalam, kerabat korban dan warga melihat korban tergeletak di lantai dapur dengan tangan di ikat dan kepala penuh darah.

"Kami melihat korban tergeletak di lantai dengan tangan terikat dan kepala berlumuran darah, bukan itu saja, suara tape berbunyi sangat keras,"ucap nya.

"Di handphone korban juga terlihat sms yang masuk dengan no yang tidak dikenal,'sudah puas aku tante, mobil digadai tapi kau rentalkan,"sambung boru Panjaitan kerabat korban.

Terpisah, Panit Kepolisian Sektor Sunggal Polrestabes Medan,Iptu J. Simamora saat dikomfirmasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menjelaskan, korban telah diotopsi di RS Bhayangkara Medan untuk penyelidikan lanjut.

"Kita upayakan segera meringkus semua pelaku dan aktor nya, dan kita sudah mengantongi data-datanya, "tegas Panit Polsek Sunggal.
Komentar Anda

Berita Terkini