DURIAN SIBOLANG

MUHARAM DISKOMINFO MDN

MUHARAM DISKOMINFO MDN
Tahun Baru 1 Muharam

Diskomifo MDN HUT RI 74

Diskomifo MDN HUT RI 74
HUT RI 74

Saat Orangtua Kerja di Ladang, 2 Balita MD ‘Nyemplung’ ke Bak Penampung Air Hujan di desa Lingga julu.

author photo
Reporter : Rianto G
Editor : Bern,Redaksi

KARO |Moltoday.com – Sedih yang mendalam menyelimuti hati kedua orang ibu yang meratapi masing2 anaknya yang masih balita, Nella br Manullang(4,3) dan Japane Latersia Br Barus(1,6) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di bak penampung air hujan seluas ± 3 m dengan ke dalaman air 1,5 meter, di Perladangan milik Gren Sembiring/ Dahlia br tarigan(40) Desa Linggajulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Senin (26/08/2019) sekira pukul 14.30 WIB.   

Kejadian yang sangat menyedihkan, terjadi saat masing2 ibunya sedang bekerja. Kedua balita itu, ditemukan oleh orangtua salah satu korban Susi Ayu Br Tarigan (29). Saat itu, Susi ayu dan Reta ulina br tarigan (31) sedang asyik bekerja diladang.[cut]

Tiba-tiba Susi mengingat anaknya yang berada dalam gubuk tak jauh dari lokasinya bekerja. “ Akupun gak tau, tiba-tiba saja tergerak hatiku agar  untuk melihat anaknya didalam gubuk yang berjarak 100 meter. Kudatangilah anakku itu digubuk yang sedang bersama Japane Latersia Br Barus anak Reta Ulina beru Tarigan,”ujarnya terbata-bata. 

Setelah didatangi ke gubuk, Ia sontak kaget dan berteriak memanggil pemilik ladang dan orangtua dari balita Japane Latersia Br Barus, Chandra Barus (23) dan Reta Ulina beru Tarigan (21) karena anak mereka sudah dalam keadaan meninggal dunia terapung diatas air bak.

Kedua orangtua korban semakin panik karena tidak menemukan Anessya Nella beru Manullang didalam gubuk. Mereka bersama-sama mencari balita empat tahun itu. Ternyata jasad Anessya ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa didasar bak penampung air hujan itu juga. Mendapati dua orang balita mereka yang sudah dalam keadaan tak bernyawa, kedua orangtua masing-masing korban langsung membawa dua balita tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabanjahe, berharap ada mujisat dari Tuhan.

Namun sayang, kedua nyawa korban tak bisa tertolong lagi, mereka telah meninggal dunia di lokasi, sebelum dibawa ke rumah sakit.[cut]

Oleh dokter dan perawat mengatakan bahwa kedua balita tersebut sudah meinggal dunia di lokasi kejadian.

“Kedua balita sudah tak tertolong lagi, karena sudah meninggal dunia dilokasi kejadian,”ujar dr. Robinson Sembiring. 

Sementara Kapolsek Simpang Empat IPTU Dedy S. Ginting, SH bersama Personel langsung bergegas menuju rumah sakit untuk meminta keterangan dari kedua orangtua korban. “ Saya dapat informasi dari wartawan bahwa ada kejadian diwilayah hukum saya. Dan langsung kami personel langsung meluncur ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe. Saat ini telah kita mintai keterangan dari beberapa orang saksi,” kata Iptu Dedy Ginting

Sementara Pribadi ginting kepala desa Lingga julu mengatakan "korban Japane Latersia br barus (1.6) dibawa oleh keluarga ke kampung halaman desa Namukur Kabupaten Langkat, karena mereka baru berapa tahun tinggal di Lingga julu," ujar  kades didampingi Rianto ginting (ketua BPD) saat di RS umum Kabanjahe.
Komentar Anda

Berita Terkini