DELINEWSTV

MUHARAM DISKOMINFO MDN

MUHARAM DISKOMINFO MDN
Tahun Baru 1 Muharam

Diskomifo MDN HUT RI 74

Diskomifo MDN HUT RI 74
HUT RI 74

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH Dukung Usaha Kecil Menengah Nelayan

author photo

Published : Bernard
Editor : Redaksi

Tj.Balai |Moltoday.com - Polres Tanjung Balai menggelar audiensi dengan Organisasi Kelompok Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kota Tanjungbalai, Jumat 27 September 2019.


Audiensi KNTI yang diadakan di Aula Paramasatwika di Polres Tanjungbalai, dipimpin Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH yang didampingi Kabag Ops Kompol Ridwan, Kabag Sumda Kompol M.Siregar, Kasat Pol Air AKP Agung Basuni SIK, Kasat Reskrim AKP S.K.Harefa,  Kasat Intelkam Polres Tanjungbalai AKP J.F Simanjuntak.

Acara juga dihadiri para peserta dari KNTI Kota Tanjung Balai, yaitu  Ketua KNTI Muslim, DPP KNTI Yasser Arafat, dan Sekretaris KNTI.



DPP KNTI Yasser Arafat mengatakan, KNTI merupakan organisasi nelayan tradisional yang sangat memerlukan kehadiran kepolisian di tengah masyarakat nelayan Kota Tanjungbalai.

"Nelayan Kota Tanjungbalai sangat ingin dekat dan bersahabat dengan kepolisian. Kita ingin menghapus rasa ketakutan bila melihat polisi.
Kami mendukung bapak Kapolres untuk dapat mendukung Ibu-ibu UKM untuk mendorong perekonomian para suami, seperti Kreasi pembuatan Pupuk dll," katanya.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH mengatakan Polres Tanjungbalai mendukung Organisasi Kelompok Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) dan mendukung Usaha Kecil Menengah (UKM) oleh ibu-ibu Nelayan kota Tanjungbalai dalam membantu perekonomian Keluarga.

"Kami dari pihak Kepolisian Polres Tanjungbalai juga menghimbau kepada KNTI untuk tidak ikut serta pada aksi turun kejalan pada hari Senin tanggal 30 September 2019. Dan perlu diketahui pengesahan RUU KUHP telah ditunda, namun aksi unjuk rasa tetap dilaksanakan oleh massa," jelasnya.

Putu menyampaikan kepada seluruh anggota Organisasi KNTI untuk bijak dalam menggunakan media sosial, karena apabila salah dalam menggunakan media sosial akan berdampak negatif.

"Apalagi, dalam hal Upload dan Shared berita yang belum pasti Kebenaran nya, terutama berita terkait ksi unjuk rasa beberapa hari ini, Maka dampak negatif akan mempengaruhi masyarakat luas," jelasnya.

Diakhir arahannya, Kapolres Tanjungbalai menyampaikan dan menjelaskan Polres Tanjungbalai akan suatu Program bernama "POLISI RINDU MASYARAKAT" (Humas-Rel)
Komentar Anda

Berita Terkini