Syahbandar Utama Belawan Gelar Coffee Morning Bahas Penanganan Virus Corona

author photo

Reporter : Ridwan
Editor     : Redaksi

Belawan, MOLTODAY.COM - Bertempat di ruang tunggu kelas I Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan, Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan melaksanakan Coffee Morning dalam pembahasan pencegahan dan penanganan  penyebaran virus corona di kawasan Pelabuhan Belawan, Rabu (29/1/2020).

Kegiatan diawali sambutan dari General Manager Pelindo I (Persero) Cabang Belawan Yarham Harid, mengatakan bahwa virus corona walaupun belum ada obatnya, setidaknya ada upaya bersama dalam pencegahannya.

"Kegiatan ini sangat positif tentang penanganan terhadap virus corona, setidaknya menjadi diskusi dan koordinasi seluruh stakeholder Pelabuhan Belawan," ucap Yarham.

Sementara Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan Sugeng Wibowo yang diwakili oleh Kepala Status Hukum dan Sertifikasi Kapal Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan Rajuman Sibarani, dalam arahannya menyampaikan, melalui kegiatan coffee morning ini dalam rangka koordinasi pembahasan pencegahan dan penanganan penyebaran virus Corona di kawasan Pelabuhan Belawan.

"Coffee morning ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi tiga Kementerian yakni Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang diselenggarakan pada  Senin tanggal 27 Januari 2020 dan dipimpin langsung oleh Bapak Menteri Perhubungan membahas langkah-langkah pemerintah untuk merespon kejadian epidermis virus Corona di Wuhan China," ujar R Sibarani.

Dijelaskan, sampai dengan saat ini jumlah korban jiwa yang meninggal telah mencapai 106 orang di Cina. Sementara kasus terkonfirmasi terjangkit virus corona bekisar 4500 orang yang tersebar di beberapa negara di luar China daratan, yaitu Amerika Serikat, Perancis, Jerman, Jepang, Korea Selatan Taiwan, Singapura, Thailand, Australia, Vietnam, Hongkong, Macau, Malaysia, Kamboja hingga Kanada.

Meskipun WHO belum menetapkan kondisi epidermis virus corona sebagai status darurat kesehatan global, namun pemerintah harus tetap meningkatkan kewaspadaan tinggi untuk mencegah masuknya penyebaran virus corona di Indonesia.

"Berdasarkan hasil rapat koordinasi kemarin dapat disampaikan bahwa Kementerian Perhubungan telah memutuskan untuk menutup penerbangan dari dan menuju Kota Wuhan China, meminta petugas di 135 pintu masuk Bandara dan Pelabuhan untuk melakukan kegiatan pemeriksaan yang lebih intensif tapi harus disertai dengan sikap profesional dan sopan santun," tutur R Sibarani dalam menyampaikan sambutan dari Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif telah mengalihkan sementara aktivitas promosi dan pemasaran wisata ke daerah-daerah yang tidak terdampak penyebaran virus corona. Kementerian Luar Negeri juga telah menerbitkan imbauan perjalanan bagi WNI (Warga Negara Indonesia) yang pergi ke China.

"Coffee Morning pada hari ini digelar juga untuk meningkatkan koordinasi antar instansi dan pemangku kepentingan terkait di kawasan Pelabuhan Belawan, dalam upaya mencegah menghadapi dan menangani epidemi virus korona di Pelabuhan Belawan yang merupakan salah satu pintu masuk pelabuhan yang banyak dikunjungi oleh kapal-kapal dari luar negeri," urai R Sibarani.

Dengan demikian pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya dukungan dari seluruh pihak terkait khususnya para pelaku usaha di bidang pelayaran. Dalam hal ini Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan yang telah ditunjuk sebagai koordinator kegawatdaruratan kesehatan masyarakat di kawasan Pelabuhan Belawan serta didukung oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas I Medan dan seluruh stakeholder Pelabuhan Belawan.

Pihaknya berharap agar kegiatan coffee morning ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait upaya-upaya yang akan dan telah dilakukan oleh masing-masing instansi di kawasan Pelabuhan dalam mencegah masuknya penyebaran virus corona sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya serta upaya-upaya yang perlu dilakukan oleh masing-masing pemangku kepentingan yakni badan usaha pelabuhan dan perusahaan pelayaran di kawasan Pelabuhan untuk mendukung pemerintah dalam mencegah masuknya penyebaran virus corona.

Dalam coffee morning pembahasan pencegahan dan penanganan penyebaran virus corona di kawasan Pelabuhan Belawan ini, menghadirkan narasumber sumber yakni Kepala Bidang UKLW (Usaha Kesehatan dan Lintas Wilayah) KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) Kelas I Medan, Ziad Batubara.

Ziad menerangkan agar semua pihak waspada dan tanggap terhadap virus corona, pihaknya bersama instansi terkait turut mengawasi delapan pelabuhan yakni Pelabuhan Belawan, Kuala Namu Internasional, Kuala Tanjung, Tanjung Balai, Sibolga, Nias, Pangkalan Susu dan Silangit.

Dikatakannya, dengan momen coffee morning ini, para stakeholder Pelabuhan Belawan ataupun yang hadir bisa mengedukasi, baik di lingkungan keluarga dan teman-teman kalau nanti pergi ke wilayah terjangkit berarti harus memakai masker, pola hidup sehat, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir selalu dilakukan supaya tidak terjangkit penyakit menular.

"Apalagi pada saat berkumpul di tengah keramaian wajib pakai masker," ujarnya.

Ziad menambahkan, menurut catatan KKP hingga saat ini Indonesia belum ada yang terkonfirmasi positif mengidap virus corona. Tapi petugas masih terus melakukan langkah antisipasi. 

"Intinya mengisolasi dan penggunaan alat pelindung diri juga berlaku untuk petugas medis yang bertugas," sebutnya.

Disamping pemaparan tersebut juga dilaksanakan diskusi dan tanya jawab yang dipimpin oleh Kepala Bidang UKLW (Usaha Kesehatan dan Lintas Wilayah) KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) Kelas I Medan, Ziad Batubara.

Dalam diskusi tersebut, beberapa masukan dan tanya jawab disampaikan oleh peserta yang hadir. Diantaranya, upaya pencegahan dan penanganan penyebaran virus corona di kawasan Pelabuhan Belawan. Selanjutnya, kegiatan diakhiri dengan makan siang dan photo bersama.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Status Hukum dan Sertifikasi Kapal Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan Rajuman Sibarani beserta pejabat utama dan staf Kesyahbandaran Utama Belawan, Kepala Bidang UKLW KKP Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Medan Ziad Batubara, Otoritas Pelabuhan Utama Belawan, Kepala Dinas Kesehatan Lantamal I Belawan, POMAL Lantamal I Belawan, Yonmarhanlan I Belawan, Polres Pelabuhan Belawan, Kejaksaan Negeri Belawan dan seluruh stakeholder Pelabuhan Belawan.
Komentar Anda

Berita Terkini