Dikuasai Tiga Bandar, Peredaran Sabu di Jalan Mesjid Taufik Kembali Marak

author photo

 

Ket foto: Shabu- shabu ( Ilustrasi)

MEDAN | Harus diakui peredaran gelap narkoba jenis sabu semakin menjamur di wilayah hukum Polrestabes Medan, tepatnya di Jalan Mesjid Taufik, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan. Terkhusus di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Medan Timur. 

Bisnis haram yang dapat meracuni generasi muda dan masyarakat tersebut harus menjadi perhatian bersama, sesuai perintah tegas Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SIK MSi. 

“Disini banyak beredar narkoba bang udah seperti jamur yang tumbuh dimusim hujan seperti dulu lagi," ucap sumber warga sekitar berinisial Ke, Kamis (31/8/2023).

"Kayaknya disini sama dengan di tempat lainnya di Kota Medan kalau soal peredaran sabu-sabunya, mungkin lebih parahpun bang," ujarnya.

Wanita yang berprofesi sebagai pedagang ini menjelaskan bahwa ada 3 pemain (Bandar Narkoba) diketahui inisial Ha, Bo dan R (Wanita).

“Disini, khususnya di wilkum Polsek Medan Timur pada Polrestabes Medan ada beberapa titik orang pemainnya, yang kesemuanya bermain di Jalan Mesjid Taufik, Maplindo dan sekitarnya, tak tersentuh hukum,” ungkap Ke.

Hal lain dikatakan sumber bahwa jaringan sabu mereka bertiga sama sekali tidak pernah disentuh aparat hukum dari pihak Polsek Medan Timur dan Polrestabes Medan. 

Karena itu jugalah peredaran serbuk cristal tersebut seperti menjual kacang goreng dan berjalan eksis hingga bertahun-tahun lamanya.

“Gimana bisa diberantas, sementara dugaan aparat setempat terkadang dekat bahkan kerab nongkrong bersama bandar tersebut,” ungkap Ke. 

Tidak dipungkiri oknum berseragam pasti telah mengetahui peredaran barang haram dimaksud,namun karena sudah adanya 'main mata’ maka tidak dilakukan tindakan oleh aparat hukum setempat.

Oleh karena itu, Ke dan warga sekitar merasa resah dan meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek Medan Timur, untuk segera menggerebek dan menangkap ketiga bandar sabu-sabu yang sudah sangat meresahkan tersebut.

“Kami minta kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda dan Kapolsek Medan Timur, Kompol Rona Bona Tambunan dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut Brigjen Pol Toga Habinsaran Panjaitan agar cepat menindak para pelaku, karena dikhawatirkan para generasi bangsa di daerah tersebut bisa terjerumus dengan adanya peredaran narkoba itu,” pintanya.(Red/D)

Komentar Anda

Berita Terkini