![]() |
| Teks Foto : Api saat membakar mobil Indra Nasution (mol/jl) |
DELI SERDANG | Aksi brutal orang tak dikenal (OTK) kembali terjadi di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang Provinsi Sumatera Utara yang merupakan wilayah hukum Polsek Medan Tembung Polrestabes Medan Polda Sumut.
Kali ini, aksi OTK mengarah kepada pengusaha cafe Indra Surya Nasution, 46, warga Jalan Perintis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, dengan membakar mobil Mitsubishi Pajero Sport 2.4L Dakar-L, BK 1 SN milik korban.
Peristiwa itu terjadi pada hari Kamis (8/1/2026) sekira pukul 02.00 wib, di Jalan Pasar V Komplek MMTC Blok B 45 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei-tuan.
Namun aksi kedua pelaku yang menggunakan sepeda motor terlihat oleh korban yang saat itu duduk di depan kafe usahanya.
Menurut Indra, sebelum kejadian ia baru pulang dari Mesjid Al Ikhlas di Komplek Veteran Dusun VIII, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan karena ditelepon Ustad sekira pukul 23.30 wib.
"Saya ditelpon Ustad karena mesjid Al Ikhlas hendak dirobohkan, namun tak jadi lalu saya pulang," terangnya kepada wartawan.
Namun katanya, dua jam kemudian tiba-tiba ia dikejutkan dengan nyala api yang muncul dari bawah kolong mobil miliknya.
" Begitu saya mendekat, saya melihat botol mineral berisi bensin yang dibalut dengan jaket sudah dibakar persisnya di atas ban mobil. Kemudian saya mengejar ke dua pelaku dan pelaku pun melarikan diri dengan tancap gas.
Dibantu istri dan warga lainnya, saya pun akhirnya berhasil memadamkan api yang sudah menyala dibawah mobil saya dengan menarik jaket yang sudah terbakar" begitu saya perhatikan, disekitar mobil saya ada tercium bau bensin. Kemungkinan pelaku sudah menyiramnya di sekitar mobil saya," ujar indra.
Tidak terima dengan perlakuan ke dua OTK, tkemudian korban pun langsung membuat laporan pengaduan ke Polrestabes Medan dengan Nomor: STTLP/B/107/1/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.
Dalam hal ini Indra pun meminta pihak Kepolisian agar menuntaskan kasus pembakaran mobilnya dan berharap segera menangkap ke dua pelaku tersebut. (red )
