DELI SERDANG ( moltoday.com ) — Dikarenakan maraknya aktivitas praktik peredaran Narkoba dan Perjudian di Kecamatan Sibiru-biru Kabupaten Deli Serdang menyebabkan angka kriminalitas di wilayah hukum Polsek Bitu-biru semakin meningkat, terkhusus pencurian.
Hal ini terbukti setelah R Br Ginting memergoki tiga orang pria sedang melakukan aksi pencurian terhadap buah kelapa nya di ladang miliknya di Dusun Simpang Namo Pinang Desa Namotualang, Kecamatan Sibiru-biru , pada Minggu (20/9/2026)
Adapun identitas ketiga pelaku itu adalah berinisial JSP, BYG dan HG.
Merasa dirugikan, hari itu juga R Br Ginting di dampingi anaknya dan salah satu LSM, akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Biru-biru.
Dan menurut keterangan narasumber. salah satu antara tiga pelaku sudah diamankan oleh Polsek Biru-biru “ JSP sudah di tangkap polisi bang, dan dua temanya BYG dan HG masih dicari oleh pihak kepolisian,” terang nya.
Menurut warga, penyebab meningkatnya angka kejahatan khususnya pelaku pencuri di wilayah hukum Polsek Biru-biru dikarenakan, maraknya dan bebasnya peredaran Narkoba dan Perjudian di daerah tersebut “ semua ini dikarenakan bebasnya peredaran narkoba dan praktik judi di sibiru-biru ini. Dan walaupun begitu polisi tetap diam saja seakan akan tidak punya mata .” kata narasumber ini dengan nada penuh kecewa kepada Polsek Biru-biru.
Lanjut ia utarakan, walapun terkadang Polisi pernah melakukan penindakan terhadap penjahat perjudian di Sibiru-biru, sasarannya hanya warga kecil yang bekerja sebagai tukang tulis togel yang hanya mencari sekilo beras demi keluarganya. “ begitu juga mengenai penjahat narkoba, yang jadi sasaran selalu saja warga yang sudah jadi korban. Bandar besar nya tetap saja aman tanpa pernah dilakukan pengembangan dari warga ( korban ) yang di tangkap itu, ada apa semua ini,” ucap narasumber penuh curiga dengan Polsek Biru-biru
Terkait maraknya peredaran Narkoba, praktik Perjudian dan pelaku kejahatan di Wilkum Polsek Biru-biru, Kapolsek Biru-biru Iptu Indra Tamba dikonfirmasi kru media ini pada Senin (21/9/2026) sekira pukul 20.50 WIB sampai berita ini diterbitkan redaksi belum memberikan keterangan.
Dikarenakan kebungkaman Kapolsek Biru-biru ,Iptu Indra Tamba terhadap kedua praktik ilegal yang menyangkut dengan penyakit masyarakat itu kepada awak media, menambah kecurigaan warga terhadap pihak kepolisian, dan menuding Polsek Biru-biru ada “ kongkalikong “dengan bandar Narkoba dan Judi di Wilkumnya tersebut.
“ kalau memang Polsek biru-biru bersih dan tidak terlibat dalam bisnis ilegal seperti narkoba dan perjudian kenapa Kapolsek tertutup dan tidak berani memberikan statetmend nya kepada wartawan. Warga masyarakat juga pingin tau bagaimana tanggapan dari seorang Kapolsek selaku pimpinan terhadap maraknya praktik ilegal terkhusus narkoba dan perjudian di wilayah hukumnya,” jelas warga itu. (Samuel/red )
