![]() |
| Teks Foto : Mapolsek biru-biru ( atas ) transaksi narkoba ( kiri bawah ) dan rekapan judi togel ( kanan bawah ) ( mol/int/Jl) |
DELISERDANG | Entah apa yang membuat Kapolsek Biru biru AKP Indra Kristian Tamba dan Kanit Reskrim Ipda Ricardo Nababan, “ Ciut “ dan “ Tak Bernyali “ melawan para penjahat narkoba dan perjudian yang ada di wilayah hukum nya.
Padahal, penjahat narkoba dan perjudian itu sangat meresahkan bagi masyarakat sekitar. Selain disegi ekonomi, kedua praktik yang menyangkut dengan penyakit masyarakat itu dapat mengkontaminasi generasi penerus di Kecamatan Sibirubiru.
Mirisnya, walau praktik transaksi bisnis ilegal itu dilakukan secara terang-terangan dan di tempat-tempat terbuka tetap berjalan lancar, mulus dan aman.
Dengan bebasnya praktik peredaran narkoba dan perjudian di Wilkum Polsek Biru-biru itu menyebabkan angka kriminalitas terkhusus pencurian si wilayah itu semakin meningkat.
Melihat ketidakberanian Polsek Biru-biru melakukan penindakan terhadap penjahat- penjahat narkoba dan perjudian di wilayah hukumnya menimbulkan asumsi negatif dari berbagai elemen masyarakat, bahkan sebagian warga menuding kalau Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Biru-biru menerima “ Upeti “ dari bandar narkoba dan judi di wilayah itu.
“ wajar kan kalau kami curiga dengan kedua pimpinan di Polsek Biru-biru. Soalnya, apabila Kapolsek dan Kanit Reskrim tidak ada menerima, enggak mungkin pengedar dan jurtul judi togel itu berani terang-terangan menjalankan bisnis ilegalnya di tempat umum,” Ujar salah satu warga yang berdomisili di Kecamatan Sibiru-biru kepada wartawan, Kamis ( 17/9/2026), sambari memohon agar merahasiakan identitas dirinya.
Terkait keresahan ini, Kapolsek Biru-biru, AKP Indra Kristian Tamba sudah berulang kali di konfirmasi kru media ini tidak pernah membalas konfirmasi wartawan.
Sedangkan Kanit Reskrim Polsek Biru-biru, Ipda Rikardo Nababan, malah menanyakan kepada wartawan identitas bandar narkoba tersebut “ Ada BD Shabu dekat rmh Abg yah??? Siapa namanya bg? Biar kami lidik,” tanya kanit.
Saat dikonfirmasi ulang pada Rabu ( 9/9/2026), mengucapkan terimakasih kepada wartawan atas informasi yang telah disampaikan wartawan kepadanya.”Terimakasih infonya pak....walaupun bapak tidak mau kami ajak kerja sama untuk mengungkap peredaran narkoba di kampung bapak sprti yg bapak infokan...akan kami coba selidiki pak.” jelasnya.
Selain itu, Ipda Rikardo juga meminta agar narasumber wartawan disondingkan ke pihaknya dengan alasan membatu tugasnya.
“ Narasumber bapak itu bisa bapak sondingkan ke kami untuk bantu kami pak??? Mari kita bahu membahu serta saling mendukung untuk memberantas narkoba di kec.biru2 ini pak. Trims,” ucap Ipda Rikardo. ( red )
